HORIZONNEWS.ID — Otoritas Meksiko menangkap Ángel Guerrero Carrillo, operator logistik kartel yang dituduh mengoordinasikan distribusi fentanyl ke Seattle dan Tacoma, Washington. Penangkapan ini mengungkap bagaimana jaringan narkotika memakai moda transportasi komersial untuk menggerakkan barang lintas batas.
Penangkapan Ángel Guerrero Carrillo terjadi di Zapopan, Jalisco, melalui operasi berbagi intelijen antara otoritas Meksiko dan Amerika Serikat. Kabinet Keamanan Meksiko mengidentifikasi pria berjuluk "El Canguro" itu sebagai anggota faksi Organisasi Beltrán Leyva yang dikendalikan Fausto Isidro Meza Flores alias "Chapo Isidro".
Guerrero Carrillo dituduh bekerja sebagai operator logistik yang mengoordinasikan transportasi, distribusi, dan penjualan narkotika sintetis serta fentanyl di Seattle dan Tacoma. Operasi penangkapan melibatkan Sekretariat Angkatan Laut Meksiko, Kejaksaan Agung, dan Sekretariat Keamanan serta Perlindungan Warga.
Barang Bukti dan Jaringan yang Terlibat
Dalam operasi itu, aparat menyita satu senjata api, amunisi, 50 dosis dan satu kantong berisi metamfetamin, 15 butir fentanyl, uang tunai, serta satu ponsel. Otoritas Meksiko belum mengungkap bagaimana Guerrero Carrillo diduga mengangkut narkotika ke Washington, titik perlintasan batas mana yang dipakai, atau apakah truk komersial terlibat.
Namun catatan federal AS menunjukkan organisasi yang terkait Chapo Isidro punya ikatan distribusi dengan Washington selama lebih dari satu dekade. Sebuah putusan pengadilan federal 2017 yang berasal dari investigasi FBI memberi salah satu kaitan paling jelas antara jaringan Chapo Isidro dan negara bagian itu.
Menurut catatan pengadilan, informasi dari seorang informan kepada kantor FBI Washington pada 2010 membantu agen mengidentifikasi sel distribusi milik Organisasi Pengedar Narkoba Meza Flores. Organisasi berbasis di Guasave, Sinaloa, itu bekerja erat dengan organisasi pengedar narkoba Héctor Beltrán Leyva untuk menggerakkan kokain, metamfetamin, heroin, dan marijuana dalam jumlah besar ke AS.
Jejak Transportasi Sejak 2010
Catatan pengadilan federal menyebut FBI mengawasi seorang pedagang mobil bekas di Centralia, Washington, pada 2010 dan melihat sebuah Chevrolet Impala dimuat ke truk transportasi. Investigasi lanjutan menemukan sekitar USD 56.000 dalam bentuk uang tunai terikat dan dua buku catatan narkotika di dalam mobil tersebut.
Kasus itu juga mengidentifikasi Panfilo Flores Apodaca, paman Chapo Isidro, sebagai pihak yang mengoordinasikan logistik pengiriman narkotika ke Amerika Serikat atas nama organisasi. Catatan Departemen Keuangan AS pada Desember 2023 menjatuhkan sanksi kepada 15 warga Meksiko dan dua perusahaan yang terkait organisasi tersebut.
Departemen Keuangan menyebut Organisasi Beltrán Leyva sangat terlibat dalam mengangkut dan mendistribusikan fentanyl serta obat lain ke AS. Chapo Isidro, Oscar Manuel Gastelum Iribe alias "El Musico", dan Pedro Inzunza Noriega diidentifikasi sebagai pimpinan organisasi.
Moda Angkutan dan Rute Distribusi
Gastelum Iribe diduga mengawasi pengangkutan narkotika dari Kolombia, Ekuador, Kosta Rika, Honduras, dan Guatemala ke Meksiko sebelum didistribusikan ke seluruh AS. Tujuan distribusinya mencakup California, Arizona, Oregon, Washington, Illinois, Nevada, Pennsylvania, Ohio, dan Massachusetts.
Departemen Keuangan juga mengidentifikasi sejumlah koordinator logistik dalam jaringan Chapo Isidro yang diduga mengatur pengiriman dari Amerika Selatan ke Meksiko lewat udara, darat, dan laut. Pada April 2025, lembaga itu kembali menyebut Organisasi Beltrán Leyva sangat terlibat mengangkut fentanyl, kokain, heroin, dan metamfetamin ke AS.
Jaksa federal juga mendokumentasikan penggunaan truk trailer oleh sel distribusi lain yang diduga terkait Chapo Isidro. Dalam kasus di California, penyidik membidik organisasi berbasis di Mexicali, Meksiko, dan Imperial County, California, yang disebut sebagai sel distribusi Organisasi Beltrán Leyva.
Penyidik memakai penyadapan, operasi menyamar, penggeledahan, dan penghentian kendaraan penumpang maupun truk trailer. Pada Januari 2023, otoritas federal mencegat komunikasi soal perpindahan butir fentanyl dalam truk semi dan menghentikan kendaraan tersebut.
Agen menemukan delapan tas berisi sekitar 327 pon butir fentanyl di dalam trailer, menurut Kantor Jaksa AS untuk Distrik Selatan California. Otoritas memperkirakan kiriman itu memuat sekitar 1,4 juta butir. Investigasi lain pada Mei 2023 mencegat kiriman truk semi berisi sekitar 483.000 butir fentanyl.
Kaitan dengan Jaringan Pasifik Barat Laut
Kasus-kasus itu tidak membuktikan Guerrero Carrillo memakai truk komersial untuk mengangkut narkotika ke Washington. Meski demikian, otoritas federal secara terpisah mendokumentasikan penggunaan truk semi untuk memasok jaringan distribusi narkotika besar di kawasan Seattle-Tacoma.
Kantor Jaksa AS untuk Distrik Barat Washington mengumumkan pada Agustus 2025 bahwa otoritas membongkar organisasi terkait Kartel Sinaloa yang mengangkut fentanyl, metamfetamin, kokain, dan heroin dari Meksiko melalui California ke Washington bagian barat. Organisasi itu kadang memakai truk semi untuk menggerakkan narkotika ke utara Pantai Barat, dengan transaksi obat terjadi dari kawasan Tacoma hingga Whidbey Island dan Arlington.
Penyidik mengidentifikasi satu orang yang diduga ikut bersekongkol sebagai sopir truk dan menyebut organisasi itu bertanggung jawab atas kiriman narkotika besar ke wilayah tersebut. Investigasi itu melibatkan organisasi berbeda dan belum dihubungkan secara publik dengan Guerrero Carrillo atau Chapo Isidro.
Penangkapan Guerrero Carrillo tetap menambah satu lagi dugaan kaitan antara organisasi pengedar narkoba Meksiko dan jaringan transportasi yang memasok Pasifik Barat Laut. Otoritas AS dan Meksiko belum mengungkap lembaga AS mana yang memasok intelijen penangkapan itu, dan catatan federal AS yang ditinjau FreightWaves tidak menunjukkan adanya dakwaan terhadap Guerrero Carrillo di Amerika Serikat.